Kisah Spiritual di Balik Pernikahan Syifa Hadju dan El Rumi
Pernikahan selebritas Syifa Hadju dan El Rumi pada Minggu, 26 April 2026, tidak hanya menghiasi kawasan Kuningan, Jakarta Selatan dengan kemegahan acaranya. Namun, di balik sorotan itu, tersimpan kisah persiapan spiritual yang mendalam dari kedua mempelai, terutama dari sisi Syifa Hadju.
Keteguhan Dalam Ibadah Sunnah
Deswita Maharani, yang memiliki kedekatan dengan Syifa Hadju, mengungkapkan bahwa keteguhan Syifa Hadju dalam menjalankan ibadah sunnah menjadi kunci ketenangan hatinya menjelang pernikahan. Ia rajin menjalankan ibadah malam seperti salat tahajud serta menjaga salat lima waktu dan puasa sunnah secara konsisten.
Deswita Maharani bahkan menyebut bahwa tahajud dan ibadah lainnya menjadi rutinitas tak terlewatkan bagi Syifa Hadju. Hal ini membuktikan komitmen dan kesiapan spiritualnya yang luar biasa dalam menjalani proses menuju pernikahan.
Fondasi Agama Sebagai Penopang Utama
Tak hanya Syifa Hadju, El Rumi juga menunjukkan kesiapan spiritual yang tak kalah pada prosesi pernikahan mereka. Meskipun sibuk dengan persiapan acara, El Rumi tetap memprioritaskan kewajiban agamanya. Misalnya, saat sesi food testing yang berlangsung padat, ia tetap menyempatkan waktu untuk menunaikan ibadah wajib.
Kesiapan spiritual yang ditunjukkan oleh kedua mempelai ini turut membuat keluarga dan kerabat merasa tenang dan bahagia. Mereka yakin bahwa fondasi agama yang kuat akan menjadi penopang utama dalam membangun rumah tangga yang harmonis bagi Syifa Hadju dan El Rumi.












