Pemeriksaan Hewan Kurban di Cilacap Menjelang Idul Adha
Menjelang Hari Raya Idul Adha tahun 1447 H, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap telah melakukan langkah preventif dengan menerjunkan ratusan petugas untuk memeriksa kesehatan hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bahwa hewan kurban, baik sapi maupun kambing, dalam kondisi sehat dan layak untuk disembelih.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Cilacap, Slamet Sugino, menjelaskan bahwa sebanyak 160 petugas telah dikerahkan untuk tugas ini. Mereka terdiri dari tenaga teknis peternakan, dokter hewan, paramedis, dan staf pendukung lainnya dari Dinas Pertanian. Para petugas ini akan bekerja sama dalam memeriksa hewan kurban, mulai dari lokasi pemotongan hingga lapak-lapak ternak sebelum hari pemotongan.
Usaha Pencegahan dengan Vaksinasi
Slamet memastikan bahwa hingga saat ini kondisi hewan kurban di Cilacap masih aman dan tidak menunjukkan gejala penyakit berbahaya. Upaya pencegahan juga dilakukan melalui vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Dikabarkan bahwa telah disiapkan 12 ribu dosis vaksin untuk tujuan ini, dengan harapan ribuan hewan kurban akan divaksinasi sebelum pelaksanaan kurban.
“Hal ini dilakukan agar daging hewan kurban yang dikonsumsi masyarakat memenuhi standar kesehatan dan kehalalan,” tegas Slamet.
Ketersediaan Hewan Kurban di Cilacap
Terkait dengan ketersediaan hewan kurban, Slamet menegaskan bahwa Cilacap memiliki pasokan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idul Adha. Meskipun sapi terbilang kurang, namun ketersediaan kambing dan domba dianggap cukup. Diperkirakan jumlah hewan kurban tahun ini akan sebanding dengan tahun sebelumnya, dengan sekitar 6 ribu ekor sapi dan 12-15 ribu ekor kambing dan domba.
Dengan langkah-langkah preventif dan pemeriksaan yang dilakukan, diharapkan masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Adha dengan hewan kurban yang sehat dan berkualitas.












