Berita  

Titik Penjemputan dan Driver Taksi Online vs Konvensional di Karimun

Insiden ricuh antara pengemudi taksi online dan taksi konvensional pelabuhan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau terjadi pada Sabtu siang yang mengharuskan campur tangan pihak kepolisian Sektor Balai Karimun. Ketegangan ini berasal dari perbedaan titik penjemputan penumpang di kawasan pelabuhan Tanjung Balai Karimun yang hampir memicu saling bentrok. Driver taksi online di tempat tersebut, seperti Fadli, mengecam kelompok taksi konvensional karena dianggap masih berupaya monopolisasi area publik. Ia menyoroti ketidakjelasan aturan main dan ketimpangan regulasi antara taksi konvensional dan online di Karimun.

Pihak taksi online merasa pihak berwenang melakukan pembiaran terhadap konflik yang terus berlanjut, sehingga mereka berencana membawa masalah ini ke ranah legislatif. Meskipun belum jelas apakah penjemputan dilakukan melalui aplikasi atau offline, taksi online bersikeras bahwa belum ada aturan yang mengikat terkait zonasi larangan penjemputan. Sehingga, mereka menolak regulasi tersebut. Keputusan untuk membawa masalah ini ke dewan dilakukan sebagai langkah selanjutnya untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua belah pihak.

Source link