Berita  

Gubernur Khofifah Dukung Ijen Geopark Raih Green Card UNESCO

Geopark Ijen segera menjalani proses revalidasi sebagai bagian Unesco Global Geopark (UGG) pada tahun ini. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta Banyuwangi bersiap dalam penilaian ulang dari Unesco, untuk mempertahankan status Geopark Ijen masuk dalam jaringan Unesco Global Geopark (UGG). Revalidasi menjadi tahapan penting memperoleh status Green Card bagi Geopark Ijen. Proses revalidasi adalah evaluasi menyeluruh yang wajib dijalani setiap empat tahun, untuk memastikan standar internasional tetap terpenuhi. Hasil evaluasi menentukan status: Green Card (dipertahankan), Yellow Card (perbaikan 2 tahun), atau Red Card (dicabut).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat bertemu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, menegaskan kesiapan Banyuwangi dalam menyambut proses revalidasi Geopark Ijen. Menurutnya, persiapan yang matang dibutuhkan sebelum asesor dari UGG meninjau langsung Geopark Ijen. Ia juga melaporkan progres persiapan yang telah dilakukan kepada Gubernur Jawa Timur dan meyakinkan bahwa semua pemangku kepentingan memiliki pemahaman yang sama, komitmen yang kuat, dan rencana aksi yang terpadu.

Dengan status Green Card, Geopark Ijen bukan hanya sekadar label. Hal itu menjadi jembatan menuju masa depan cerah bagi masyarakat di sekitar area Geopark Ijen. Mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, investasi yang lebih banyak, hingga peluang ekonomi yang lebih besar. Selain itu, pelestarian alam dan budaya kawasan Geopark Ijen juga menjadi fokus utama. Revalidasi 2026 ini menjadi evaluasi pertama setelah penetapan resmi Geopark Ijen sebagai jaringan geopark Unesco pada 2023 lalu.

Dalam rangka mematangkan kesiapan revalidasi, Banyuwangi bersama Tim Kerja Geopark Kementerian ESDM dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menggelar berbagai agenda. Dengan menggelar FGD yang dihadiri para pelaku pariwisata dan masyarakat di wilayah Geopark Ijen, serta meninjau sejumlah situs geopark ijen seperti Teluk Pang-Pang dan Desa Wisata Wringin Putih untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di kawasan mangrove.

Penguatan riset dan pemetaan geologi, penambahan panel informasi edukatif di area geopark, penguatan warisan budaya lokal, hingga keaktifan badan pengelola dalam menggelar event nasional dan internasional, merupakan beberapa rekomendasi dari UNESCO yang telah dilaksanakan oleh Badan Pengelola Geopark Ijen. Semua dokumen dan data yang diperlukan dalam proses revalidasi telah disampaikan ke UNESCO. Dengan semangat gotong royong, dedikasi, dan komitmen yang kuat, Ipuk yakin bahwa Geopark Ijen akan mampu menjalankan rekomendasi dari asesor UGG dan meraih Green Card.

Source link