Berita  

Bantengan Malang Menjadi Sorotan di Kejurprov Orado Jatim 2026

Keberadaan grup Bantengan Ksatriyo Abie Manyu dari Malang berhasil membuat gebyar dalam acara Kejurprov Orado Jawa Timur 2026 di Mall Ciputra World Surabaya. Suara pecut yang menggelegar dan atraksi magis kesenian Bantengan asli Kabupaten Malang berhasil mencuri perhatian ribuan pengunjung. Rombongan seni Ksatriyo Abie Manyu spesial diundang untuk menambah semarak gelaran Kejuaraan Provinsi tahun ini yang diselenggarakan oleh Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Jawa Timur.
Momen ini menjadi salah satu poin menarik yang membuat suasana kompetisi domino provinsi tersebut lebih ramai dan berkesan. Seni Bantengan tidak hanya dipertunjukkan di lokasi, namun juga diarak keliling area mall, menciptakan kegembiraan bagi para atlet dan pengunjung lainnya. Selain itu, Ketua Bidang Humas PB Orado, Henry Kurnia Adhi atau Jhon LBF, memberikan apresiasi langsung di tempat kegiatan. Kehadiran figur penting ini menandakan dukungan dan kekagumannya terhadap kolaborasi olahraga dan budaya yang ditampilkan.
Puncak keramaian terjadi ketika Jhon LBF dan Ketua Pengprov Orado Jawa Timur, Mahenda Abdillah Kamil, spontan menunggangi kepala banteng sebagai simbol dukungan terhadap pelestarian budaya lokal. Jhon LBF terkesan dengan totalitas Pengprov Jawa Timur dalam meng-Oradokan budaya lokal dan mempromosikan kesenian tradisional Malang, yaitu Bantengan. Zaenal Abidin, Ketua Kesenian Bantengan Ksatriyo Abie Manyu, menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar hiburan semata. Kombinasi antara olahraga domino dan kesenian tradisional merupakan upaya strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Malang serta membangkitkan semangat sportivitas di kalangan peserta. Harapannya, sinergi antara olahraga dan budaya ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pihak untuk mendukung masyarakat secara luas.

Source link