Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian intensif terhadap penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Dharma Kartika yang dilaporkan hilang setelah diduga melompat ke laut di perairan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Kamis (26/3/2026). Kapolres Situbondo melalui Kasat Polairud, AKP Gede Sukarmadiyasa, membenarkan kejadian tersebut setelah menerima laporan pada pukul 09.00 WIB, saat kapal melakukan perjalanan dari Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep. Korban bernama Tohari (31), warga Dusun Darpa, Desa Karangnangka, Kecamatan Raas.
Saksi menyatakan bahwa korban melakukan perjalanan bersama rekannya, Laedi Butma (28), dari Kuta, Bali, menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di Pelabuhan Jangkar pada Kamis pagi sekitar pukul 07.00 WIB, keduanya melanjutkan perjalanan dengan kapal yang berangkat pukul 08.15 WIB. Sebelum kejadian, korban berinteraksi dengan penumpang lain dan menitipkan telepon genggamnya kepada rekannya sebelum berjalan ke area dek kapal.
Keadaan berubah ketika ada informasi tentang penumpang yang melompat ke laut sekitar 30 menit kemudian. Namun, saksi utama baru menyadari hilangnya korban dua jam setelah kejadian karena tertidur selama perjalanan. Pemeriksaan rekaman kamera pengawas (CCTV) menunjukkan korban menuju sisi kanan haluan kapal, mendekati area sekoci penyelamat, sebelum melompat ke laut.
Meskipun awak kapal turun ke sekoci selama satu jam untuk mencari korban, namun tidak berhasil menemukan. Tim SAR gabungan, termasuk Satpolairud Polres Situbondo, TNI AL Pos Jangkar, KSOP Wilker Jangkar, Basarnas, BPBD, serta Tagana, melanjutkan operasi pencarian di perairan Jangkar hingga wilayah Pondok Mimbo.
Hingga sore, korban masih belum ditemukan, namun tim SAR memastikan akan melanjutkan operasi pencarian dengan memperluas area penyisiran dan meningkatkan koordinasi antarinstansi. Tindakan tersebut untuk memastikan penyelesaian kasus ini dan memberikan kepastian atas keberadaan korban.












