Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap kembali menggelar pelatihan dan simulasi penanggulangan kebakaran kapal di perairan PPS Cilacap. Kegiatan yang merupakan bagian dari mitigasi bencana itu melibatkan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) dan sejumlah nelayan anggota Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Cilacap. Dalam simulasi tersebut, petugas dilatih dalam menggunakan alat pemadam api untuk kapal dan fire man untuk memadamkan kapal yang terbakar.
Sebelum simulasi dimulai, dilakukan apel siaga yang dipimpin oleh Direktur Perizinan Kenelayanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ukon Ahmad Furkon. Tujuan dari apel siaga ini adalah untuk menyambut musim kedatangan kapal, terutama menjelang lebaran di Pulau Jawa. Kesiapan petugas dan seluruh pemangku kepentingan seperti KKP, Basarnas, TNI, Polri, dan petugas pemadam kebakaran diperlihatkan dalam simulasi tersebut.
Selain itu, melakukan persiapan dan mitigasi bencana juga bertujuan untuk menjaga agar layanan pelabuhan berjalan dengan optimal dan mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Ukon mengungkapkan bahwa cuaca yang kurang bersahabat pada awal tahun menyebabkan sebagian kapal nelayan berlabuh di PPS Cilacap. Namun, dengan adanya upaya mitigasi bencana dan pencegahan, diharapkan aktifitas pelayaran dapat berjalan kembali secara optimal setelah musim lebaran.
Dengan adanya pelatihan dan simulasi ini, diharapkan bahwa seluruh pemangku kepentingan terkait penanggulangan kebakaran kapal di PPS Cilacap dapat bekerja sama dengan baik dan siap siaga dalam menghadapi situasi darurat. Semua ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kelancaran pelayaran kapal di wilayah perairan PPS Cilacap.












