Pada Rabu (11/3/2026), suasana penuh harap di Dusun Bandera, Desa Sumberejo, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo berubah menjadi lega ketika puluhan buruh tani menerima bantuan ternak melalui Program Bantuan Kerohiman yang disalurkan bagi masyarakat yang terdampak pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA). Tahap keempat penyaluran ini mengalokasikan 150 ekor sapi dan 300 ekor domba kepada 150 penerima, dengan harapan bahwa ternak tersebut dapat digunakan sebagai modal usaha produktif. Para penerima bantuan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Situbondo seperti Banyuputih, Jangkar, Arjasa, dan Panji.
Sebelum disalurkan kepada masyarakat, ternak yang akan didistribusikan harus menjalani pemeriksaan kesehatan yang ketat. Tim dari Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Dinas Peternakan melakukan verifikasi kondisi ternak untuk memastikan hanya hewan yang sehat dan layak yang disalurkan. TNI juga turut memantau proses distribusi untuk memastikan kelancaran dan transparansi dalam penyaluran bantuan.
Sebagai upaya menjaga keselamatan ternak, para penerima bantuan diminta membentuk kelompok kecil dan berpasangan menyewa kendaraan untuk mengangkut ternak ke daerah masing-masing. Hal ini dilakukan untuk memastikan proses pengangkutan yang tertib dan meminimalkan risiko stres pada ternak selama perjalanan. Bantuan ternak ini bukan hanya sekadar pemberian, melainkan harapan untuk membangun kembali sumber penghidupan yang lebih berkelanjutan bagi para buruh tani yang terdampak pembangunan Bandara KASA di Situbondo.
Setelah kegiatan penyaluran bantuan selesai, rombongan TNI dan pejabat terkait meninjau lokasi pembangunan Bandara KASA untuk memastikan progres pembangunan sesuai rencana. Dengan demikian, bantuan ternak ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat penerima.












