Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk Tahun 2026 telah menetapkan target investasi sebesar Rp 2,22 triliun dengan fokus utama pada sektor industri. Hal ini dilakukan setelah capaian investasi tahun sebelumnya mencapai Rp 1,659 triliun. Kepala DPMPTSP Cilacap, Arida Puji Hastuti optimis target tersebut dapat tercapai dengan upaya menggali banyak investor untuk masuk ke wilayah Kabupaten Cilacap. Bupati Cilacap juga ikut bergerak dalam menarik minat investor untuk berinvestasi di daerah tersebut.
Selain berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah, investasi juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Cilacap. Upaya dari DPMPTSP Cilacap untuk menarik minat investor antara lain dengan mengikuti forum-forum bisnis baik di tingkat nasional, provinsi, maupun yang diselenggarakan oleh Kementerian. Fokus potensial investasi di Cilacap mencakup pelabuhan, kereta api, bandara, dan sejumlah industri pengolahan seperti perikanan, kelapa, dan udang terpadu.
Beberapa investor telah menunjukkan minat pada investasi di Kabupaten Cilacap, dan saat ini sedang dilakukan proses follow up untuk memastikan keseriusan dalam berinvestasi. Dengan adanya dukungan BUMD, seperti CSA, para investor berharap dapat menjalin kerja sama yang saling menguntungkan. Melalui upaya-upaya tersebut, diharapkan Kabupaten Cilacap dapat menarik lebih banyak investor dan menjadikan pertumbuhan ekonomi daerah semakin berkembang.












