PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember melakukan tes urine mendadak bagi petugas operasional di Stasiun Ketapang, Banyuwangi, sebagai langkah pengawasan internal untuk memastikan kesiapan dan kebebasan dari penyalahgunaan narkoba. Pemeriksaan ini melibatkan tim dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Banyuwangi tanpa pemberitahuan sebelumnya. Petugas dari berbagai unit kerja penting seperti Depo Kereta, Depo Lokomotif, Resort Sintelis (Sinyal, Telekomunikasi, dan Listrik), dan Stasiun Ketapang turut menjalani tes urine.
Manajer Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menjelaskan bahwa tujuan dari pemeriksaan mendadak ini adalah untuk memastikan petugas operasional bebas dari narkoba demi keselamatan penumpang. Sebanyak 34 pegawai telah diperiksa dan hasilnya menunjukkan bahwa seluruhnya negatif narkoba. Hal ini menunjukkan disiplin dan kesadaran dari para pekerja dalam menjaga integritas serta kesehatan selama bertugas.
Perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan pemeriksaan narkoba secara berkala di berbagai titik wilayah operasional untuk mencegah penyalahgunaan obat-obatan terlarang di lingkungan kerja. Melalui kerja sama dengan BNN, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 9 Jember berharap dapat memberikan layanan transportasi yang aman serta mendukung upaya pemberantasan narkoba di lingkungan kerja BUMN.












