Banyuwangi sedang mempercepat transformasi menuju Kota Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) sebagai bagian dari program Presiden Prabowo Subianto. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, telah mengakselerasi Program Indonesia ASRI melalui deklarasi Banyuwangi ASRI yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Berbagai program gotong royong telah disiapkan untuk mewujudkan gerakan Banyuwangi ASRI.
Deklarasi ini melibatkan berbagai pihak mulai dari ASN, TNI, Polri, OPD, hingga tokoh agama dan masyarakat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pejabat termasuk Kapolresta Banyuwangi, Danlanal, Kajari Banyuwangi, dan Wabup Banyuwangi. Ipuk memimpin acara tersebut dengan menyampaikan pentingnya gerakan bersih-bersih sebagai langkah nyata yang harus dimulai sekarang.
Banyuwangi ASRI bukan hanya sebatas program kebersihan, tetapi juga memiliki indikator kerja yang berkelanjutan dalam semua aspek. Setiap aspek seperti ‘Aman’, ‘Sehat’, dan ‘Resik’ memiliki program kerja tersendiri yang mendukung tujuan akhir Banyuwangi ASRI. Program tersebut tidak hanya melibatkan pemda, TNI-Polri, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
Melalui gerakan ini, Banyuwangi berkomitmen untuk menjaga keamanan wilayah, kesehatan masyarakat, serta kebersihan dan kerapian lingkungan. Selain itu, pemkab juga akan fokus pada pengelolaan sampah yang lebih modern dan pengembangan sektor pariwisata ekologis. Semua usaha tersebut dilakukan untuk mewujudkan Banyuwangi yang indah, beridentitas budaya, dan ramah lingkungan.












