Banjir besar telah melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengakibatkan dampak yang meresahkan bagi warga sejak Kamis petang hingga Jumat sore. Bencana hidrometeorologi ini tidak hanya merusak ribuan rumah, tapi juga jembatan, tempat ibadah, fasilitas pendidikan, dan memaksa ratusan warga untuk mengungsi dalam keadaan darurat. Menurut data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, sebanyak 7.249 kepala keluarga dari sembilan kecamatan dan 22 desa/kelurahan terdampak banjir. Banjir dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak siang hingga malam hari, membuat air sungai meluap dan mencapai ketinggian yang mengkhawatirkan. Peringatan cuaca ekstrem dari BMKG untuk periode 10-20 Februari 2026 sudah dikeluarkan sebelumnya, dan lonjakan debit air terjadi di beberapa sungai utama yang kemudian meluap ke permukiman warga, terutama di Kecamatan Rambipuji. Kelompok rentan seperti balita, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi salah satu yang paling terdampak, dan BPBD bersama instansi terkait terus melakukan pembersihan dan distribusi bantuan untuk membantu korban banjir. Tim gabungan masih bersiaga di titik-titik rawan, terutama di wilayah dampak terparah di Kecamatan Rambipuji.
Banjir Luas di Jember: Ribuan KK Terdampak, Ratusan Warga Mengungsi
Read Also
Recommendation for You

Pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan santunan bagi korban bencana tanah longsor Situkung, Desa Pandanarum, Kecamatan…

Fenomena masyarakat yang turun tangan menambal jalan berlubang secara swadaya di Bondowoso mendapat perhatian serius…

Tol Fungsional Situbondo Barat Dibuka, Polisi Perkuat Pengamanan Mudik Arus mudik Lebaran tahun ini mendapat…









