Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan peningkatan cuaca ekstrem di wilayah selatan Indonesia, terutama Pulau Jawa dan Sumatra bagian selatan dalam satu minggu ke depan. Prediksi tersebut didasarkan pada perbedaan tekanan udara dari wilayah Benua Asia yang tinggi dan peningkatan kecepatan angin di Laut Cina Selatan, yang memperkuat monsun Asia dan memudahkan perlintasan ekuator. Hal ini berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem di beberapa wilayah di Selatan Indonesia. Selain itu, dinamika cuaca global dan lokal juga mempengaruhi kondisi cuaca di Tanah Air. El Niño-Southern Oscillation (ENSO) terpantau menguat pada fase negatif, menunjukkan La Niña lemah, yang berpotensi meningkatkan pasokan uap air dan pembentukan awan hujan di Indonesia. Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang ekuator, dan sistem siklon seperti Nokaen dan Bibit Siklon Tropis 97S juga berpengaruh terhadap cuaca di sejumlah wilayah Indonesia. Sejumlah wilayah di Indonesia diperkirakan akan mengalami hujan lebat dan angin kencang pada periode tertentu. Pada 23-26 Januari, cuaca di Indonesia didominasi oleh hujan ringan hingga lebat.
Prakiraan Cuaca Ekstrem di Pulau Jawa-Sumatra Minggu Depan
Read Also
Recommendation for You

GoPay telah meluncurkan fitur terbaru yang memungkinkan pengguna membuat QRIS Indonesian Standard (QRIS) untuk berjualan…

Uni Eropa mengancam untuk menindak Meta karena telah memblokir chatbot kecerdasan buatan (AI) kompetitor dari…

HP baru-baru ini meluncurkan laptop gaming terbarunya, HyperX Omen 15, dengan harga mulai dari Rp22…

Perusahaan keamanan siber Kaspersky mengungkap jaringan serangan siber tersembunyi dalam rantai pasokan aplikasi Notepad++. Para…

Uni Eropa (UE) telah menemukan bahwa TikTok melanggar aturan keamanan digital dengan desain aplikasinya yang…







