Papa Zola The Movie Siap Tayang, Surat Cinta untuk Para Ayah dan Pejuang Nafkah

Senin, 12 Januari 2026 – 22:30 WIB

Jakarta, VIVA – Film animasi Papa Zola The Movie resmi menyapa penonton Indonesia melalui gala premiere yang digelar di Plaza Senayan, Jakarta, baru-baru ini. Film ini hadir bukan sekadar sebagai hiburan keluarga, tetapi membawa pesan emosional tentang perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat dalam keluarga.

Baca Juga :

Kalahkan Avatar di Malaysia! Papa Zola The Movie Siap Tayang di Indonesia, Kapan?

Gelaran gala premiere berlangsung hangat dengan kehadiran berbagai komunitas. Salah satu yang mencuri perhatian adalah kehadiran komunitas pengemudi ojek online, yang merasa kisah dalam film ini begitu dekat dengan realitas kehidupan mereka sehari-hari. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

Papa Zola The Movie mengemas cerita keluarga dengan pendekatan yang hangat dan penuh empati. Film ini kerap disebut sebagai “surat cinta” bagi para pejuang nafkah, baik ayah, ibu, maupun siapa pun yang setiap hari berjuang demi keluarga dan orang-orang tercinta.

Baca Juga :

Film Animasi 5 Centimeters Per Second Makoto Shinkai Akan Tayang di Bioskop Indonesia, Catat Tanggalnya!

Sebutan tersebut bukan berasal dari tim produksi, melainkan dari respons emosional penonton yang lebih dulu menyaksikan film ini di Malaysia.

“Itu bukan apa yang kami katakan, tetapi apa yang audiens di Malaysia yang sudah menonton. Mereka yang mengatakan ini adalah surat cinta untuk ayah, untuk seorang ayah,” ujar sutradara sekaligus pengisi suara Papa Zola, Nizam Abdul Razak, saat screening Papa Zola The Movie.

Baca Juga :

Film Animasi Berkembang dan Voice Over Makin Dibutuhkan, Wamenekraf: Potensi Indonesia Itu Banyak Banget Loh!

Nizam mengaku momen paling menyentuh baginya justru terjadi setelah film selesai diputar. Ia menyaksikan langsung bagaimana film ini membangun ikatan emosional antara anak dan orang tua.

“Saya sangat tersentuh bila melihat bagaimana seorang anak selepas habis menonton, peluk ayahnya, lalu mengucapkan terima kasih. Bagi saya, itu satu momen yang magikal,” tuturnya.

Menurut Nizam, pengalaman tersebut menegaskan bahwa Papa Zola The Movie berhasil menyampaikan pesan kemanusiaan yang sederhana, tetapi kuat dan relevan lintas budaya.

Lebih lanjut, Nizam menegaskan bahwa pesan film ini tidak eksklusif untuk sosok ayah. Film ini juga menjadi refleksi bagi siapa pun yang berjuang mencari nafkah demi keluarga.

“Ini memang surat cinta untuk ayah-ayah dan keluarga, pejuang sebenarnya. Bukan ayah saja, sesiapa yang berjuang, walaupun mungkin belum bergelar ayah. Sesiapa yang mencari rezeki, berjuang rezeki, ibu juga, pasti akan merasakan bahwa ini adalah surat cinta untuk mereka,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Pesan tersebut terasa semakin kuat melalui representasi pengemudi ojek online dalam film, yang menjadi simbol nyata pejuang keluarga di era modern. Kehadiran karakter ini membuat cerita Papa Zola The Movie terasa dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Source link