Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyaksikan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam kunjungan ke Desa Laladan, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan untuk meninjau dampak banjir yang terjadi. Menurut Khofifah, curah hujan pada bulan Januari 2026 naik tiga kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya. Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah melakukan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah antisipasi terhadap banjir yang disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi. Meskipun telah ada upaya modifikasi cuaca, curah hujan di wilayah terdampak masih mencapai angka yang tinggi. Selain itu, Khofifah juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana lain seperti angin kencang dan gempa bumi yang tidak dapat diatasi dengan teknologi. Bupati Yuhronur Efendi mengapresiasi perhatian dan bantuan dari Gubernur Jawa Timur serta menyampaikan rencana pemerintah daerah dan provinsi dalam jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang, termasuk perbaikan saluran pembuangan air. Selain itu, masyarakat diharapkan tetap waspada dan tenang serta tidak kehilangan semangat di tengah kondisi yang sulit diprediksi.
Pak Yes mendampingi Gubernur Jawa Timur Tinjau Banjir Lamongan
Read Also
Recommendation for You

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap, Jawa Tengah tidak hanya ditujukan untuk anak sekolah…

Pembangunan pabrik bioetanol berbasis tebu dalam kawasan Glenmore Banyuwangi telah dimulai. Kabupaten Banyuwangi diharapkan akan…

Pemerintah Kabupaten Situbondo menjelaskan posisinya sebagai mitra strategis di Asia Tenggara dengan menyambut kunjungan delegasi…

Bursa pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang semakin memanas menjelang hari terakhir…








