Pada tahun 2025, firma riset Counterpoint melaporkan bahwa pengapalan ponsel tumbuh 2 persen YoY, dengan Apple menduduki posisi teratas dengan pangsa pasar 20 persen. Analisis menunjukkan bahwa pasar smartphone terus bergerak menuju segmen harga lebih tinggi, dipicu oleh permintaan perangkat premium dan adopsi yang meningkat untuk ponsel 5G. Meskipun ada kekhawatiran awal terkait tarif, produsen ponsel terus mempercepat pengiriman pada paruh pertama tahun tersebut.
Menurut Senior Analyst Shilpi Jain, tahun 2025 menyaksikan pertumbuhan pasar yang tidak merata di beberapa wilayah, dengan Apple memimpin pangsa pasar global sebesar 20 persen dan pertumbuhan pengapalan sebesar 10 persen. Kuartal terakhir menunjukkan bahwa Apple dan Samsung berada di posisi teratas dalam pengiriman smartphone, dengan Apple menyumbang seperempat dari total pengiriman global.
Samsung, di posisi kedua, berhasil mencapai pangsa pasar 19 persen dan pertumbuhan pengapalan sebesar 5 persen. Sementara itu, Xiaomi mempertahankan posisi ketiga dengan pangsa pasar 13 persen, Vivo di posisi keempat dengan pangsa pasar 8 persen, dan Oppo mengalami penurunan 4 persen YoY.
Diluar lima besar, Nothing dan Google mencatatkan kinerja yang baik dengan pertumbuhan masing-masing sebesar 31 persen dan 25 persen pada 2025. Angka-angka ini menunjukkan tren positif dalam industri smartphone dan meningkatnya persaingan di pasar global.












