Dekati Musda Golkar Sulsel, Munafri Arifuddin Menyeimbangkan Dukungan DPD II
Dalam menghadapi Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan, dukungan bagi Munafri Arifuddin (Appi) semakin konsisten. Dari 24 DPD II Golkar di Sulsel, 21 di antaranya telah mengungkapkan dukungannya terhadap Appi, yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar. Konsolidasi di tingkat daerah semakin terasa menjelang Musda dengan dukungan mayoritas dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Penting untuk dicatat bahwa dukungan dari DPD II memiliki bobot strategis dalam tradisi Golkar. Soliditas dan jumlah dukungan di tingkat daerah dapat menjadi penentu utama arah hasil Musda, serta mencerminkan kekuatan sebenarnya partai tersebut. Pengamat politik, Nurmal Idrus dari Nurani Strategic Consulting, melihat dukungan mayoritas DPD II terhadap Munafri Arifuddin sebagai sinyal positif untuk konsolidasi internal Partai Golkar Sulsel.
Dengan 21 DPD II yang mendukung Appi, posisinya semakin kuat dalam persaingan Musda Golkar Sulsel. Namun, keberhasilan tidak hanya dikarenakan angka statistik, melainkan juga karena kepemimpinan konkret yang telah dipertontonkan Appi di Kota Makassar. Meskipun dukungan di tingkat DPD II penting, tidak boleh dilupakan peran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar di Jakarta, yang memiliki pengaruh signifikan dalam menentukan arah kepemimpinan di tingkat provinsi.
Meskipun situasi Appi terlihat menguntungkan, dinamika politik yang terjadi menjelang Musda tetap harus diwaspadai. Negosiasi internal, komunikasi lintas struktur, dan faktor politik pusat dapat memengaruhi hasil akhir kontestasi. Meskipun demikian, peluang Munafri Arifuddin untuk memenangkan Musda Golkar Sulsel tampak menguntungkan, terutama jika komunikasi dengan DPP Golkar dapat dijalankan dengan baik.
Dengan dukungan yang solid dan dinamika politik yang ada, Appi memiliki potensi yang besar untuk menjadi Ketua DPD I Golkar Sulsel secara aklamasi. Namun, peran strategis pusat tetap harus menjadi pertimbangan utama dalam mengelola jalannya Musda. Sementara itu, masyarakat dan kader Partai Golkar Sulsel menantikan hasil Musda dengan harapan terwujudnya kepemimpinan yang mampu menyatukan dan menggerakkan kembali kekuatan Partai Golkar di Sulawesi Selatan.












