Berita  

Swasembada Pangan: Banyuwangi Catat Surplus Beras dan Jagung

Banyuwangi, kabupaten yang menjadi salah satu penopang keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pada tahun pertama masa pemerintahan Presiden, Banyuwangi berhasil mencatat surplus ratusan ribu ton beras dan jagung hingga tahun 2025. Prestasi tersebut diumumkan oleh Presiden Prabowo Subianto saat acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat. Acara ini diikuti secara virtual oleh pemerintahan provinsi dan kabupaten serta kota di seluruh Indonesia, termasuk Banyuwangi. Panen raya di Banyuwangi berlangsung di UPJA Sri Rejeki, Desa Cluring, Kecamatan Cluring, yang dihadiri oleh jajaran pemerintah daerah dan petani setempat.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada pelaku sektor pertanian atas kerja keras dan kolaborasi mereka dalam mencapai swasembada pangan lebih cepat dari yang ditargetkan. Banyuwangi, sebagai salah satu lumbung pangan nasional, memberikan kontribusi signifikan melalui peningkatan produksi dan surplus beras serta jagung. Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menegaskan bahwa program swasembada pangan nasional telah meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.

Data menunjukkan bahwa produksi beras Banyuwangi sepanjang tahun 2025 mencapai 546.923,81 ton, meningkat sekitar 38.103,81 ton dari tahun sebelumnya. Sementara itu, produksi jagung Banyuwangi juga menunjukkan tren positif dengan surplus jagung mencapai 18.754,50 ton. Capaian ini merupakan hasil dari kolaborasi antara petani, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan mitra pertanian di Banyuwangi. Kehadiran Banyuwangi dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional merupakan bukti nyata dari kesuksesan program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo.

Source link