Internet saat Nataru Laris Manis, Trafik Data Indosat kena Imbas

Rabu, 7 Januari 2026 – 13:07 WIB

Jakarta, VIVA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mencatat peningkatan trafik data yang signifikan di sepanjang 2025, seiring dengan semakin tingginya konsumsi digital masyarakat Indonesia.

Baca Juga :

KAI Logistik Catat Pengiriman Lebih dari 3.000 Ton Periode Nataru 2025/2026

Selama periode Nataru (Natal dan Tahun Baru) pada 21 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, trafik data nasional mengalami pertumbuhan double-digit, meningkat sekitar 15 persen dibandingkan hari biasa dan lebih dari 20 persen dibanding periode tahun sebelumnya.

Kenaikan ini menunjukkan semakin meluasnya aktivitas digital di berbagai wilayah. Didukung oleh jaringan andal Indosat di ribuan titik strategis dengan kesiapan infrastruktur yang terus diperluas, Indosat memastikan seluruh lonjakan kebutuhan data dapat dilayani secara stabil meskipun terjadi lonjakan trafik selama Nataru.

Baca Juga :

Pertamina Kawal Pasokan Energi Periode Nataru, Posko ESDM Ungkap Ada Kenaikan Konsumsi

Upaya tersebut didukung optimalisasi jaringan melalui pemanfaatan Digital Intelligence Operations Center (DIOC), pusat operasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang memungkinkan pemantauan performa jaringan secara aktual.

Peningkatan penggunaan data ini semakin menegaskan komitmen Indosat yang berkelanjutan dalam meningkatkan pengalaman pelanggan melalui perluasan cakupan jaringan serta peningkatan kualitas layanan, khususnya untuk mendukung pengalaman video streaming dan gaming di wilayah terpencil maupun destinasi wisata utama.

Baca Juga :

Jadi yang Tersibuk, Bandara Soetta Layani 3,5 Juta Penumpang di Nataru 2025-2026

Teknologi ini menjadikan penyesuaian kapasitas dapat dilakukan secara adaptif di lokasi-lokasi yang mengalami kenaikan trafik sehingga pelanggan tetap merasakan layanan digital yang mengesankan, bahkan di periode ketika konsumsi data meningkat secara serentak.

Menurut Director and Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison Desmond Cheung, pertumbuhan trafik data bukan sebatas indikator teknis, melainkan gambaran nyata tentang perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Lonjakan penggunaan data kini tidak hanya terjadi di kota-kota besar, tetapi juga di area wisata, pusat ekonomi baru, hingga daerah yang sebelumnya memiliki aktivitas digital terbatas. Hal ini memperlihatkan bahwa dampak layanan Indosat semakin luas dan mampu menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Dengan dukungan teknologi AI di DIOC, seluruh tim teknis dapat menangani potensi gangguan dengan lebih cepat, memastikan pelanggan IM3, Tri, dan HiFi dapat menikmati koneksi yang andal dimana saja mereka berada,” kata dia di Jakarta, Rabu, 7 Januari 2026.

Untuk mengantisipasi kebutuhan aktivitas digital masyarakat yang melonjak, Indosat memperkuat kapasitas jaringan di titik strategis, terutama di setiap wilayah yang mencatat lonjakan trafik tertinggi.

Halaman Selanjutnya

Mulai dari Bogor, Sukabumi, Tangerang di area Jabodetabek, lalu Garut, Bandung, dan Klaten di wilayah Jawa, kemudian Bandung, Kota Denpasar, dan Tabanan di Bali Nusra, juga di Lampung Selatan, Lampung Tengah, dan Banyuasin di Sumatra. Selain itu di Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Sanggau, Gowa, Maros, dan Bulukumba di Kalimantan dan Sulawesi.

Halaman Selanjutnya

Source link