Samsung Galaxy S26 segera akan dirilis awal tahun ini dengan kabar bahwa ponsel terbaru dari Samsung tidak akan mengalami kenaikan harga, meskipun sejumlah pabrikan ponsel lain telah menaikkan harga jual ponsel flagship mereka. Hal ini terjadi karena harga komponen seperti chip memori dan chipset mulai meningkat. Samsung telah memutuskan untuk meluncurkan seri Galaxy S26 dengan harga yang sama dengan seri Galaxy S25 untuk menghindari kehilangan pangsa pasar dari pesaing utamanya.
Meskipun harga tetap stabil di Amerika Serikat, harga di negara lain, termasuk Korea Selatan, dapat berbeda. Galaxy S26 di Amerika Serikat diperkirakan akan memiliki harga yang sama dengan seri sebelumnya. Di Indonesia, harga Samsung Galaxy S25 berkisar mulai dari Rp14,999 juta hingga Rp24,999 juta tergantung pada model dan kapasitas penyimpanan.
Selain Galaxy S26, Galaxy Z Fold8 dan Flip8 juga diperkirakan akan mempertahankan harga yang sama dengan versi sebelumnya. Meski demikian, rumor tentang kenaikan harga pada sejumlah model seri Galaxy A juga telah beredar. Perangkat Galaxy S26 dijadwalkan akan diperkenalkan pada 25 Februari di San Francisco, AS, sementara Galaxy Z Fold8 dan Flip8 direncanakan akan diluncurkan pada bulan Juli.
Beberapa rumor juga telah beredar mengenai spesifikasi Galaxy S26 Series, yang banyak menyoroti penggunaan chipset Exynos 2600. Chipset ini diklaim menggunakan teknologi produksi tercanggih dengan ukuran 2-nanometer. Galaxy S26 Ultra juga dikabarkan akan dilengkapi dengan tiga kamera belakang dengan spesifikasi yang mumpuni, serta sensor kamera yang lebih besar untuk hasil foto yang lebih baik. Menjadi menarik untuk menantikan detail resmi dan rilis dari Samsung terkait dengan seri Galaxy S26 dan perangkat lipatnya.












