Selasa, 9 Desember 2025 – 02:20 WIB
VIVA – Setiap tahun, para ahli kesehatan mencatat meningkatnya keluhan pria terkait perubahan atau masalah pada organ intim pria, mulai dari perubahan warna, ukuran, sensitivitas, hingga gangguan fungsi ereksi dan buang air kecil. Meski demikian, banyak pria masih merasa canggung atau takut membicarakan hal ini, sehingga sering kali mereka tidak memahami apakah perubahan tersebut normal atau justru tanda kondisi medis tertentu.
Baca Juga :
Hati-hati, Organ Intim Pria Bisa Berisiko Diamputasi Jika Terjadi Masalah Ini
Padahal, sebagian besar masalah yang muncul seiring bertambahnya usia sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan tergolong umum terjadi. Faktor seperti penurunan aliran darah, turunnya kadar testosteron, hingga kesehatan prostat yang melemah menjadi penyebab utama berbagai perubahan yang sering dialami pria dari tahun ke tahun.
Lantas apa saja masalah yang sering terjadi pada penis pria? Berikut ini rangkumannya seperti dilansir dari laman The Telegraph, Selasa 9 Desember 2025.
Baca Juga :
Fakta Mengejutkan soal Ukuran Organ Intim Pria Ternyata Pertumbuhannya Berhenti di Usia Ini!
Perubahan Warna
Aterosklerosis, masalah umum seiring bertambahnya usia dapat menghambat aliran darah ke jantung, otak, dan juga penis.
Baca Juga :
Lima Perubahan Misterius pada Organ Intim Pria yang Sering Diabaikan, Nomor 3 Bisa Jadi Alarm Bahaya!
“Ketika aliran darah berkurang, penis bisa tampak lebih pucat,” kata seorang terapis seks di New York, Dr. Castellanos.
Menurutnya, hal ini tidak perlu dikhawatirkan selama pemeriksaan kesehatan rutin menunjukkan bahwa kondisi tubuh lainnya baik-baik saja. Selain itu, seperti halnya kulit di bagian tubuh lain, kulit penis juga mengalami proses penuaan. Akibatnya, warnanya bisa tampak lebih “bercak”.
Perubahan Ukuran
Ini topik sensitif. Faktanya, penis memang dapat menyusut sedikit seiring waktu karena berkurangnya aliran darah dan kadar testosteron.
“Saat pria memasuki usia 60–70 tahun, panjang penis bisa berkurang sekitar 2,5–4 cm,” jelas Dr. Castellanos.
Ia menambahkan bahwa perut buncit juga bisa membuat penis terlihat lebih kecil meski sebenarnya tidak berubah.
“Penis itu mulai dari bagian dalam tubuh. Jika seseorang memiliki lemak perut, jaringan lemak tersebut turun dan menutupi pangkal penis, sehingga terlihat lebih pendek.”
Namun, Dr. Castellanos menyimpan satu ’rahasia besar’ yakni kebanyakan perempuan sebenarnya tidak terlalu peduli dengan ukuran. Bahkan, ukuran yang terlalu besar bisa menimbulkan rasa tidak nyaman.
“Yang penting adalah bagaimana pria menggunakannya dan bagaimana ia menggunakan bagian tubuh lainnya,” kata Lou Paget, pendidik seks bersertifikat.
Halaman Selanjutnya
Penurunan Sensitivitas












