PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan inspeksi lintas besar-besaran di jalur utara dan selatan menjelang masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Langkah ini diambil untuk mengecek kesiapan prasarana dan operasional dalam menghadapi peningkatan jumlah penumpang. Inspeksi ini melibatkan tim dari KAI, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Para tim melakukan penelusuran menggunakan Kereta Inspeksi (KAIS) menuju Ketapang dan Malang. Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, memimpin tim jalur utara, sedangkan Wakil Direktur Utama KAI, Dody Budiawan, memimpin tim jalur selatan. Kedua tim ini bertemu di Surabaya untuk memberikan arahan kepada petugas frontliner yang bertugas selama libur akhir tahun.
Masa angkutan Nataru ini dianggap sebagai periode penting bagi KAI dengan tiga prioritas utama yakni keselamatan, keandalan operasional, dan pelayanan pelanggan. Selain itu, KAI juga memberikan diskon 30 persen untuk tiket kelas ekonomi sebagai program insentif pemerintah. Persiapan teknis seperti penggantian rel, pembaruan wesel, dan penambahan balas telah diselesaikan untuk menjaga stabilitas jalur. Persiapan sarana lainnya seperti lokomotif dan rangkaian kereta juga telah rampung untuk mendukung kelancaran layanan. Jadi, KAI secara intensif mempersiapkan diri untuk menghadapi arus penumpang yang berpotensi padat selama periode Nataru 2025-2026.












