Film dokumenter “The Hodo Memanggil Langit untuk Tanah” yang diproduksi oleh enam mahasiswa Program Studi Televisi dan Film, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember, meraih penghargaan dalam program akuisisi pengetahuan lokal periode III tahun 2025 yang diselenggarakan oleh BRIN. Dua dari enam mahasiswa tersebut berasal dari Situbondo, yaitu Ghina Obadiah dan Muhammad Hesa Maulana, yang memiliki keterlibatan langsung dengan tradisi Ritual Hodo di desa mereka. Film dokumenter ini berhasil memvisualisasikan pengetahuan lokal yang kuat dan relevan, sehingga dinilai memiliki kontribusi besar dalam pelestarian budaya nasional.
Melalui pendekatan visual puitis dan riset lapangan, film ini mengeksplorasi tradisi permohonan hujan kepada Allah SWT yang diwariskan dari generasi ke generasi. Tim produksi film membahas pengambilan gambar dengan hati-hati dan penghormatan terhadap lokasi-lokasi sakral. Pada akhirnya, film ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi tim penggarapnya, tetapi juga menjadi sumber pengetahuan bagi generasi mendatang.
Para kreator film ini telah menerima apresiasi sebesar Rp18 juta dari BRIN, sebagai bentuk motivasi bagi mereka untuk terus menghasilkan karya yang berdampak positif, terutama dalam upaya pelestarian pengetahuan lokal. Diharapkan keberhasilan film ini dapat membantu mengangkat kekayaan budaya Situbondo ke tingkat nasional dan internasional melalui partisipasi dalam festival film dan forum kebudayaan.












