Siklon Tropis Senyar melintas di Pulau Sumatra, terutama sekitar Aceh dan Sumatra Utara, memicu cuaca ekstrem dan bencana banjir serta longsor di wilayah tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap bahwa siklon ini menyebabkan hujan sangat lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumut, serta hujan sedang-lebat di sebagian wilayah Sumatra Barat dan Riau.
Selain hujan, angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di Sumatra. Gelombang tinggi kategori sedang dan tinggi juga diperkirakan terjadi di berbagai lokasi, menimbulkan potensi bahaya di sepanjang Selat Malaka, perairan Sumatra Utara, dan sekitar Perairan Rokan Hilir.
Meskipun langka, Siklon Tropis Senyar yang mendekati wilayah perairan Selat Malaka menjadi fenomena tidak umum. Dampaknya telah terasa di lapangan, dengan banjir, longsor, dan angin kencang melanda wilayah Aceh dan Sumut. Beberapa korban meninggal dunia dan hilang, serta kerusakan infrastruktur yang signifikan terjadi akibat bencana ini.
BMKG melaporkan bahwa dalam lima tahun terakhir, Indonesia telah mengalami cukup banyak siklon tropis yang memberikan dampak serius. Mengingat posisi negara ini yang dekat dengan garis ekuator, kehadiran siklon tropis menjadi hal yang patut diperhatikan oleh pemerintah dan masyarakat terkait upaya mitigasi bencana.












