Para buruh kebun di kawasan Ijen, Bondowoso, mengalami kesedihan dan kerugian besar akibat perusakan ribuan tanaman kopi yang telah mereka rawat dengan tekun. PTPN I Regional V mencatat kerusakan yang merusak masa depan panen kopi mereka sejak 2023 dan terus berlanjut hingga 2025 tanpa pelakunya terungkap. Total kerugian perusahaan mencapai Rp 6,4 miliar, namun estimasi kerugian riil diperkirakan lebih besar lagi. Para buruh kehilangan pekerjaan harian mereka dan pendapatannya menurun setelah tanaman kopi yang dirawat dengan susah payah harus ditebang akibat perusakan. Mereka kini hidup dalam ketakutan dan rasa tidak aman sehingga terpaksa melaksanakan ronda malam untuk menjaga kebun dari kerusakan lanjutan. Situasi semakin memanas setelah beberapa kejadian tidak aman, seperti penangkapan warga oleh aparat dan penangkapan anggota TNI oleh warga. Kejadian-kejadian tersebut semakin meningkatkan ketegangan antara warga dan pihak berwenang, menyulitkan kehidupan sehari-hari para buruh kebun yang kesulitan mencari nafkah.
Perusakan Pohon Kopi di Ijen Bondowoso: Buruh Terpuruk, Alam Trauma
Read Also
Recommendation for You

Disdukcapil Cilacap, Jawa Tengah, memberikan layanan administrasi kependudukan melalui mobil pelayanan keliling untuk memudahkan akses…

Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim telah menyalurkan…

Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan atas kinerja vaksinasi PMK pada domba terbaik di Jawa Timur. Penghargaan…

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan inspeksi lintas besar-besaran di jalur utara dan selatan…








