Proyek Peningkatan Jalan Japah-Tunjungan dengan nilai kontrak Rp27,9 miliar dari APBN melalui program IJD 2025 telah menimbulkan keresahan di Desa Kalangan dan Sambongrejo, Kabupaten Blora. Dikerjakan oleh PT Mitra Wardhana di bawah BBPJN Wilayah III Jateng, proyek ini menyebabkan kerusakan pada infrastruktur lingkungan karena aktivitas truk pengangkut material berat yang melintasi jalan desa. Pantauan lapangan juga menunjukkan kerusakan serius seperti paving block pecah dan amblas, bahkan ada truk besar yang terguling karena jalan tidak mampu menahan beban. Kepala Desa Sambongrejo, Siswadi, mengonfirmasi keluhan warga terkait kerusakan jalan desa akibat kendaraan proyek, dengan kerusakan paling parah terjadi pada ruas paving sepanjang sekitar 500 meter. Kurangnya koordinasi antara kontraktor dan pemerintah desa disebut sebagai penyebab kerusakan semakin meluas. Warga berharap ada penanganan segera dan komitmen perbaikan serta pengaturan tonase kendaraan selama proyek berlangsung untuk melindungi fasilitas desa dan keselamatan warga.
Dampak Rusak Jalan Desa akibat Proyek Japah-Tunjungan di Blora
Read Also
Recommendation for You

Disdukcapil Cilacap, Jawa Tengah, memberikan layanan administrasi kependudukan melalui mobil pelayanan keliling untuk memudahkan akses…

Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim telah menyalurkan…

Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan atas kinerja vaksinasi PMK pada domba terbaik di Jawa Timur. Penghargaan…

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan inspeksi lintas besar-besaran di jalur utara dan selatan…








