Operasi SAR pasca bencana longsor di Desa Cibeunying Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah resmi dihentikan, Sabtu (22/11/2025). Dari hasil pencarian yang dilakukan selama 10 hari oleh Tim SAR Gabungan, sebanyak 21 korban yang tertimbun longsor berhasil ditemukan dan dievakuasi. Tersisa 2 orang korban namun dinyatakan hilang lantaran tak ditemukan keberadaannya. Penghentian operasi SAR ditandai dengan sholat ghaib dan tabur bunga ini untuk mendoakan jenazah dan sebagai bentuk penghormatan kepada korban. Abdullah selaku SAR Mission Coordinator (SMC) menyatakan bahwa operasi SAR selesai dengan ketidaktemuan dua korban, yakni Maysarah Salsabila (14) dan Vani Hayati (12). Keputusan penghentian operasi SAR diambil setelah koordinasi dan evaluasi dengan pihak keluarga korban dan pemerintah daerah. Meskipun diharapkan menemukan semua korban, namun berdasarkan prosedur dan batas waktu efektif pencarian, operasi SAR harus dihentikan. Operasi SAR dipuji karena kinerja seluruh unsur SAR yang terlibat serta dukungan dari organisasi potensi SAR. Dukungan ini membuat operasi pencarian korban berhasil dieksekusi. Jumlah korban terdampak longsor sebanyak 46 orang, dengan 23 selamat, 21 berhasil dievakuasi namun meninggal dunia, dan 2 orang dinyatakan hilang.
Momen Sholat Ghaib di Operasi SAR Longsor Cilacap
Read Also
Recommendation for You

Disdukcapil Cilacap, Jawa Tengah, memberikan layanan administrasi kependudukan melalui mobil pelayanan keliling untuk memudahkan akses…

Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim telah menyalurkan…

Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan atas kinerja vaksinasi PMK pada domba terbaik di Jawa Timur. Penghargaan…

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan inspeksi lintas besar-besaran di jalur utara dan selatan…








