Talkshow “Anak, Imajinasi, dan Dunia Literasi” menjadi peringatan yang berkesan dalam rangka Hari Anak Sedunia di Atrium Gressmall Gresik. Usaha untuk meluaskan literasi bagi anak-anak disabilitas kembali ditekankan dalam acara tersebut. Berbagai metode pembelajaran yang disajikan bertujuan untuk memahami cara anak disabilitas menyerap informasi. Misalnya, anak tunanetra belajar membaca melalui huruf braille, sedangkan anak tuli menggunakan bahasa isyarat rosibi. Pemerhati anak disabilitas, Dede Idawati, menyoroti kebutuhan literasi kelompok minoritas yang seringkali terpinggirkan. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran untuk anak disabilitas memerlukan perangkat khusus yang disesuaikan dengan hambatan masing-masing. Di SLB Kemala Bhayangkari 2 Gresik, fasilitas literasi tersebut sudah cukup memadai. Dede juga menekankan pentingnya perhatian terhadap literasi inklusif bagi anak disabilitas di sekolah lain dan harapannya agar sekolah-sekolah ikut mendukung regulasi terkait kesetaraan kesempatan bagi penyandang disabilitas. Acara talkshow ini merupakan kerjasama antara media Cahaya Pena, Suara.com, dan Komunitas Anak Gresik. Selain diskusi literasi inklusif, acara tersebut juga memuat panggung ekspresi anak serta bedah buku karya para pelajar.
Talkshow Literasi Inklusif di Gresik: Merayakan Imajinasi Disabilitas
Read Also
Recommendation for You

Disdukcapil Cilacap, Jawa Tengah, memberikan layanan administrasi kependudukan melalui mobil pelayanan keliling untuk memudahkan akses…

Yayasan Astra Honda Motor (AHM) bersama PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) Honda Jatim telah menyalurkan…

Kabupaten Banyuwangi meraih penghargaan atas kinerja vaksinasi PMK pada domba terbaik di Jawa Timur. Penghargaan…

PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah melakukan inspeksi lintas besar-besaran di jalur utara dan selatan…








