Wakil Wali Kota Bogor: Pentingnya Satu Komando dalam Penanganan Stunting

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Kota Bogor akan dilakukan dengan satu komando. Pernyataan ini disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penanganan Stunting II Kota Bogor Tahun 2025. Jenal Mutaqin menekankan pentingnya konsep evaluasi yang sudah dilakukan dan perlu ditingkatkan ke depan. Pola dan inovasi yang diterapkan harus diimbangi dengan skema yang tepat dan sasaran yang jelas agar semua pihak terlibat dapat bergerak bersama. Dengan satu komando, setiap pihak akan fokus pada sasaran tertentu sehingga treatment yang diberikan dapat lebih terarah. Hasil penimbangan balita stunting di Kota Bogor menunjukkan penurunan jumlah balita stunting menjadi 1.411 dari sebelumnya 1.588. Angka ini akan menjadi target perawatan di masa mendatang. Selain program yang sudah berjalan, rencananya akan dikembangkan aplikasi untuk memberikan informasi yang jelas kepada para pemangku kepentingan mengenai kontribusi yang diberikan. Jenal Mutaqin juga mengajak anggota DPRD Kota Bogor untuk menjadi bapak asuh stunting dengan mengunjungi balita dan anak-anak stunting secara berkala. Selain itu, dalam waktu dekat, ia bersama tim akan mengunjungi kasus-kasus stunting di enam kecamatan untuk menindaklanjuti hasil rapat koordinasi. Rasa bangga dan syukur diungkapkan Jenal Mutaqin kepada Juken Kota Bogor yang terdiri dari para purna tugas. Ia berharap dengan komitmen bersama, semua pihak terkait akan mampu melaksanakan program dan rencana kerja yang telah disusun dengan baik. Pelantikan pengurus Perkumpulan Pejuang Keluarga Berencana atau Juang Kencana (Juken) Kota Bogor juga turut disaksikan oleh beberapa pihak terkait.

Source link