Sejumlah pengusaha reklame di Jember mengeluhkan rumitnya proses perizinan di jalan nasional, menilai bahwa Satker/PPK 1.4 Provinsi Jawa Timur Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Desa Tisnogambar, Kecamatan Bangsalsari, menjadi penghambat utama. Mereka mengeluhkan prosedur yang berbelit, terutama untuk reklame insidental yang memerlukan izin mendadak. Pengusaha seperti Aries Bawono menyatakan ketidakpuasan mereka atas proses perizinan. Ada bahkan yang harus menunggu hingga tiga bulan tanpa kejelasan dari pihak BBPJN. Pihak BBPJN membantah tuduhan tersebut, mengklaim bahwa penolakan izin disebabkan oleh lokasi pemasangan reklame yang melanggar aturan. Meskipun demikian, masih ada kekhawatiran terkait transparansi biaya dan proses perizinan yang lambat. Dengan adanya permasalahan ini, penting bagi pihak terkait untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar dapat memberikan kepastian dan transparansi kepada para pelaku usaha reklame di Jember.
Pengusaha Reklame Jember Terdampak oleh Perizinan di Jalan Nasional
Read Also
Recommendation for You

Pedagang Pasar Tradisional di Cilacap Didorong untuk Melek Teknologi Pedagang pasar tradisional di Cilacap, Jawa…

Kompetisi Robotik Pertama di NTT: Ajang Unggulan Generasi Muda Sebuah ajang kompetisi robotik terbesar pertama…

MPM Honda Jatim Tingkatkan Kesiapsiagaan Karyawan Hadapi Situasi Darurat di Malang dan Surabaya Pada akhir…

MPM Honda Jatim Ajak Konsumen Peduli Lingkungan Lewat Program Iām Important Sebagai wujud kepedulian terhadap…

PCNU Surabaya dan Pimpinan DPRD Kota Surabaya Bahas Kemaslahatan Umat Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…
Ari Koli Tersangka Pelaku Pengancaman terhadap Wartawan di Malaka Pada tanggal 18 Mei 2025, seorang…





