Kepala Desa Pucangan, Santiko, bersama Ketua KDMP Nasiruddin meminta maaf terkait kisruh pembongkaran Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Tuban. Santiko, yang juga sebagai Ketua Pengawas KDMP Pucangan, mengakui kesalahannya karena tidak menyebutkan PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat saat berdialog dengan Presiden Prabowo. Ia mengungkapkan rasa grogi dan kesalahan dalam laporannya kepada Presiden Prabowo saat peluncuran 80.000 KDMP se-Indonesia. Santiko menegaskan bahwa kontribusi dari PT Perekonomian Ponpes Sunan Drajat sangat penting sejak awal pembentukan KDMP dan berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk memperkuat distribusi produk. Selain itu, Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tuban, Agus Wijaya, juga menyoroti pentingnya peran pihak ketiga dalam mengembangkan KDMP dan kerja sama dengan Ponpes Sunan Drajat. Meskipun KDMP Pucangan sudah dibongkar setelah diputus kontrak oleh PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Nusantara, diharapkan kerja sama dan kolaborasi ini bisa menjadi model untuk koperasi desa lainnya di Tuban.
Kades Pucangan Tuban Minta Maaf dan Penyelesaian Kisruh Koperasi
Read Also
Recommendation for You

Komitmen Wali Kota Padang untuk Membangun Generasi Muda Berkarakter Pada Minggu (7/6/2026), Wali Kota Padang,…

Bhayangkara Run Polresta Padang: Mempererat Sinergi dan Budaya Hidup Sehat Pada Minggu pagi, 7 Juni…

Perkembangan Teknologi Digital dan Pendidikan: Antara Tantangan dan Peluang Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak…









