Hubungan antara Bupati Sidoarjo dan DPRD mengalami ketegangan serius, yang mengkhawatirkan para kepala desa di Sidoarjo. Ketegangan muncul setelah DPRD menolak Laporan Pertanggungjawaban Penggunaan APBD Tahun 2024. Keresahan kepala desa terungkap ketika mereka menghadap Wakil Ketua DPRD Sidoarjo untuk mengetahui kelanjutan pembangunan desa. Mereka menyampaikan kekhawatiran bahwa ketidakharmonisan antara eksekutif dan legislatif dapat menghambat program pembangunan yang sudah direncanakan. Wakil Ketua DPRD, Warih Andono, menegaskan bahwa hubungan antara dewan dan bupati sebenarnya berjalan baik meskipun adanya dinamika politik, khususnya terkait LPj APBD 2024. Meskipun demikian, kekhawatiran kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah akan terkikis jika ketegangan ini terus berlanjut. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk berkomunikasi dan menyelesaikan konflik demi kelancaran pembangunan di Sidoarjo.
Ketegangan Antara Kades dan Bupati-DPRD Sidoarjo Mengancam Pembangunan Desa
Read Also
Recommendation for You

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025-2030, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka…

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Abdulloh Aziz, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan langkah konkret dalam…

Profesor Agus Trihartono, Guru Besar FISIP di Universitas Jember, berbagi pandangan penting tentang pendekatan komunikasi…

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus, berhasil mendapatkan podium ketiga dalam balapan…








