Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Jember mengadakan Workshop dan Uji Kompetensi Jurnalis di Jember. Kegiatan ini menegaskan pentingnya etika dalam praktik jurnalistik di era kemajuan teknologi, terutama kecerdasan buatan (AI). Workshop yang dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di bidang jurnalistik dan regulasi media, seperti Komisioner Dewan Pers, penguji Uji Kompetensi Jurnalis (UKJ), dan Konsul-Jenderal Australia di Surabaya, bertujuan untuk meningkatkan integritas dan standar kompetensi jurnalis. Abdullah Manan, dalam pemaparannya, menyoroti ancaman etis dalam penggunaan AI di ruang redaksi dan menekankan pentingnya menjaga etika sebagai fondasi utama jurnalisme. Workshop ini juga menjadi ruang refleksi atas tantangan dan peluang yang dihadapi jurnalis saat ini dalam menyajikan berita yang akurat dan berintegritas. Dukungan penuh dari Pemerintah Australia terhadap upaya peningkatan kapasitas jurnalis Indonesia juga disampaikan, menyatakan pers yang kuat dan profesional adalah salah satu fondasi demokrasi yang sehat. Peningkatan kompetensi jurnalis tidak bisa lepas dari pemahaman etika, keterampilan jurnalistik, dan konteks sosial-digital. AJI Indonesia, melalui UKJ, terus berupaya menjaga standar profesi jurnalis di seluruh Indonesia sebagai langkah menjaga kualitas dan martabat profesi wartawan.
Tantangan Jurnalisme di Era AI: Etika vs Teknologi
Read Also
Recommendation for You

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Bupati Tulungagung periode 2025-2030, Gatut Sunu Wibowo, sebagai tersangka…

Anggota DPRD Kabupaten Malang, Abdulloh Aziz, dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melakukan langkah konkret dalam…

Profesor Agus Trihartono, Guru Besar FISIP di Universitas Jember, berbagi pandangan penting tentang pendekatan komunikasi…

Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Herjun Atna Firdaus, berhasil mendapatkan podium ketiga dalam balapan…








