President Prabowo Subianto, as the President of the Republic of Indonesia, recently led a virtual limited cabinet meeting to address a territorial dispute concerning four islands claimed by both Aceh and North Sumatra. This meeting, attended by key government officials and regional leaders, aimed to finalize the administrative return of Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, and Pulau Mangkir Ketek to Aceh. After a thorough review supported by data and documentation, President Prabowo made the decision to officially include these islands within Aceh’s administrative territory. This resolution is anticipated to bring peace and harmony to all stakeholders involved in the dispute, marking a significant achievement in resolving regional territorial concerns through diplomatic and constitutional avenues. It underscores the government’s dedication to promoting fair governance and unity among various regions.
Presiden Prabowo Memecahkan Sengketa Pulau Aceh dalam Rapat Kabinet Virtual
Read Also
Recommendation for You

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, telah kembali ke tanah air setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan…

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia setelah menghadiri perayaan 80 Tahun Kemenangan China dalam Perang…

Prabowo Subianto dan Xi Jinping bertemu di Beijing untuk mengatasi isu-isu penting dalam hubungan dua…

Pada hari yang cerah tanggal 3 September, Presiden Tiongkok, Xi Jinping, menerima kunjungan dari Presiden…

Pimpinan DPR memberikan respons terhadap kekhawatiran yang disampaikan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi…

