Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin, menekankan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah menciptakan lapangan kerja daripada hanya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK). Pernyataan ini disampaikan ketika dirinya menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di Pasar Pon, dengan berbagai kegiatan termasuk jalan sehat yang diikuti oleh banyak peserta. Bupati yang akrab disapa Mas Ipin menegaskan bahwa dalam lima tahun ke depan, pemerintah akan memprioritaskan agenda full labor untuk memastikan semua warga Trenggalek memiliki pekerjaan yang layak. Pemkab Trenggalek sedang dalam proses menyiapkan regulasi guna mendukung investasi dan membuka kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal, terutama dari kalangan berpenghasilan rendah. Fokus utama saat ini adalah menciptakan insentif bagi sektor usaha untuk membuka peluang kerja sebanyak-banyaknya, sehingga semua warga dapat memiliki pekerjaan yang layak. Di sisi lain, dalam peringatan Hari Buruh 2025, tema Collaboration Day yang diangkat mengingatkan bahwa buruh merupakan elemen penting dalam pembangunan, dan perlunya kerjasama antara pemerintah, perusahaan, dan pekerja untuk mencapai kemajuan. Hingga saat ini, di Trenggalek belum terjadi laporan PHK massal, namun yang terjadi adalah pergeseran pekerja dari satu perusahaan ke perusahaan lain.
Mas Ipin Berencana Mencari Lapangan Kerja Baru di Trenggalek
Read Also
Recommendation for You

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cilacap, Jawa Tengah tidak hanya ditujukan untuk anak sekolah…

Pembangunan pabrik bioetanol berbasis tebu dalam kawasan Glenmore Banyuwangi telah dimulai. Kabupaten Banyuwangi diharapkan akan…

Pemerintah Kabupaten Situbondo menjelaskan posisinya sebagai mitra strategis di Asia Tenggara dengan menyambut kunjungan delegasi…

Bursa pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang semakin memanas menjelang hari terakhir…








