Dewi Intan Malenka Lulus S2 MBA dengan Magna Cumlaude, Tetap Aktif Tangani Kasus Anak

Jumat, 11 Juli 2025 – 08:12 WIB

VIVA – Dewi Intan Malenka, sosok yang dikenal sebagai advokat sekaligus pemerhati isu perlindungan anak, kembali menunjukkan dedikasinya tidak hanya di ranah hukum, tetapi juga dalam pengembangan akademik. Di tengah kesibukannya menangani berbagai kasus yang melibatkan anak-anak, Intan berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam dunia pendidikan.

Baca Juga :

Intip Strategi Marc Marquez untuk Kunci Gelar MotoGP 2025 di Grand Prix Jepang

Baru-baru ini, Intan mengonfirmasi bahwa dirinya baru saja menyelesaikan pendidikan S2 di bidang bisnis dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari sebuah institusi internasional bergengsi. Hebatnya, ia lulus dengan predikat Magna Cumlaude, sebuah pencapaian yang menunjukkan keunggulan akademisnya.

“Alhamdulillah, aku baru menyelesaikan wisuda S2 dengan ijazah internasional dan meraih gelar MBA. Aku lulus dengan predikat Magna Cumlaude,” ujar Intan saat dihubungi awak media.

Baca Juga :

Pacu Kompetensi Karyawan, PT IWIP dan WBN Gelar Diklat Kembangkan SDM Lokal

Meskipun baru saja meraih gelar pascasarjana, Intan tidak mengambil waktu untuk beristirahat. Ia tetap fokus menjalankan peran sebagai advokat, bahkan saat ini tengah terlibat dalam dua kasus besar yang menyita perhatian publik.

Salah satu kasus yang sedang ditanganinya adalah dugaan tindakan asusila terhadap empat anak di bawah umur oleh seorang oknum pendeta di Blitar. Kasus ini mendapat sorotan luas karena melibatkan anak-anak sebagai korban dan pelaku yang diduga memiliki posisi kepercayaan di masyarakat.

Baca Juga :

Marc Marquez Beri Respek, Enggan Rebut Gelar MotoGP di Wilayah Ikonik Rossi

“Aku sedang pegang kasus Hotman tentang asusila empat anak di bawah umur oleh oknum pendeta di Blitar,” jelas Intan.

Tak hanya itu, Intan juga menangani perkara dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang menimpa anak-anak asal Lampung. Mereka diduga dieksploitasi di sebuah bar di wilayah Jakarta Barat.

“Dan kasus TPPO anak di bawah umur yang berasal dari Lampung di sebuah bar di Jakarta Barat, itu juga sedang aku tangani,” tambahnya.

MotoGP Sepang

Jejak Legendaris Juara Dunia MotoGP: Dari 1949 hingga Saat Ini

Sejarah juara dunia MotoGP dari 1949 hingga 2025 mencatat 30 pembalap legendaris, dari Les Graham hingga Bagnaia. Simak daftar lengkap, fakta unik, dan dominasi tiap era.

img_title

VIVA.co.id

25 September 2025

Source link